Senin, 29 Oktober 2012

Refleksi minggu ke-6

pertemuan minggu ke-6
inilah saatnya kita mempresentasikan story board hasil diskusi masing-masing kelompok. tapi pada hari itu kelompok kami belum benar-benar selesai untuk menyiapkan apa yang harus dipresentasikan sebeumnya kita sempet bngung karena ketua kelompok kami mengalami musibah, dan kebetulan data-datanya ada di ketua kelompok.. tapi alhamdulullah pas giliran kita maju untuk presentasi semuanya sudah siap.
begitu juga dengan pembagian tugas-tugas untuk melakukan presentasi, tetapi pada  saat sesi tanya jawab kita mendapat kritikan kalau tugas - untuk presentasi baik moderator, presentator diborong oleh satu orang saja. eeemmm okke ituu satu masukan yang bagus buat kelompok kamii, untuk memperbiki bertanggung jawab atas tugas-tugas yang telah diberikan.
setelah waktu perkuliahan habis, prsentasi dihentikan walaupun belum semua kelompok maju untuk mempresentasikan hail kerjanya.
dan bapak memperikan skenario pembelajaran ke-7 yaitu kuliah online, lewat aplikasi yahoo masanger. dan memerintah kepada mahasiswa untuk segera mengumpulkan tugas macromedia yang telah dibuat mahasiswa. Dan untungnya saya sudah mengumpulkan sebelum minggu ke-5 jadi pekerjaanku tidak terlalu berat.
dan sekarang persiapan unutk mengikuti perkuliahan minggu ke -7 yaitu mendaftar di yahoo masanger.

Kamis, 18 Oktober 2012

refleksi pertemuan ke- 5

pada perkuliahan ICT pertemuan ke - 5 diberi tugas untuk membuat story board
heeeeemmmmmm apa lagiii tu syoryboard.?????seyelah sekitar 15 menit bapak dosen menjelaskan kita semua langsung tugaskan untuk membut stortboard berdasarkan materi yang telah di persiapkan sebelum pertemuan ke -5 ini, tetapi mekipun bapak telah memberikan penjelasan mahasiswa kelihatannya maihh binggung dengan apa yang sebenarnya diperintahkan termasuk saya. Bapak sempet marah juga siii saat saya menanyakan model storyboard yang saya buat karena tidak sesuai dengan bentuk yang telah ditunjukan pada slide yang telah ditampilkan, sebenarya saya membuat model storyboard yang lain juga melihat contoh dari refreni yang tertulis pada Alfheuad, tapiii ternyata bukan storyboard yang seperti itu yang diharapkan oleh bapak.
sepertinya pada saat pembelajaran bapak sempet kesal karena cara kerja mahasiswa tidak ada yang sesuai dengan harapan bapak. sebenernya pada saat itu kita satu kelas belum menangkap maksud dari tugas yag harus dikerjakan pada pertemuan ke -5 tersebut dan benar- benar pusing dengan materi yang disampaikan pada saat itu. tapii kami semua berusaha mengerjakan tugas tersebut dengan pembagian tugas masing - masing. Tapi gag cuma itu ternyata dari reng-rengan tang telah dibuat tersebut harus di photo di posting ke blog dan pertemuan ke-6 diprsentasikan, kabar-kabar juga harus dibuat macomedia flashnya
hadeeuuuwh pusing lagiii padahal kita semua belum menguasai aplikasi tersebut.
iia tapi insa allah kelompok kami akan berusaha untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan baik.

saya khawatir apabila setiap pertemuan seperti ini terus mahasiswa akan merasa tertekaan saat setiap megikuti perkuliahan ICT ini, meskipun de,ikian saya berharap semoga setelah mempelajari storyboard ini kami semua mampu mengaplikasikannya diluar kampus, mampu menggunakan atau memenfaatkan ilmu tersebut.
dengan adanya tugas-tugas ini berharap saya menjadi seorang yang tida mudah putus asa dan mau berusaha untuk menyelesaikan segala sesuatu yang kita hadapi
:)

Kamis, 11 Oktober 2012

pertemuan ke-4

ICT pertemuan minggu ke-4 mahasiswa PGSD khususnya kelas B di perintah untuk bergabung dengan kelompok besarnya yang terdiri dari 6 anak. kita disuruh merangkum meteri tentang prosedur pengembbangan media pembelajaran, yang sebelumnya harus didownload terlebih dahulu, karena kelompokku hanya ada 1 media dan sidak bisa untuk melakukan proses download maka kami hanya meminta hasil downloadan kepada teman - teman yang lain yang sudah dapat mendownload materi.
setelah mendapatkan materi 3a sampai 3g kita melakukan proses merangkum dengan cara bagi tugas, karena keterbatasan media kelompok kami, kita ikut merangkum dikelompok lain.
dan bapak Wahyu memberi kesempatan kepada mahasisawa untuk memperesentasikan hasil rangkumannya,kebetulan kelompok kami mendapat tugas untuk mempresentasikan tentang perumusan tujuan.
setelah beberapa kelompok mempresentasikan hasil rangkumannya, kita diberi tugas untuk membuat storyboard, dan kita semua masih binggung dengan tugas tersebutt, bagaimana storyboard tersebut, dan bagaimana cara mmbuatnya.
Apabila ada tugas seperti ini setiap minggu,yang dirasa cukup berat saya khawatir tugas- tugas lain justru akan terbengkalai.
saya berharap semoga saya bisa menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu, semoga saya juga dapat mengikuti dan menerima materi perkuliahan dengan baik, sehingga setelah mengikuti pertemuan ICT saya benar-benar mndapatkan ilmu baru dalam dunia teknologi.

Rabu, 10 Oktober 2012

Rangkuman Minggu ke-4


A.      Konsep dan Aplikasi Media Pembelajaran
1.       Pembelajaran Sebagai Proses Komunikasi
Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang melibatkan seseorang dalam upaya memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai positif. Kriteria belajar adalah sebagai berikut :
·      Belajar sebabnya di sadari
·      Adanya proses
·      Belajar membutuhkan interaksi

2.       Kedudukan Media dalam Sistem Pembelajaran
Komponen pembelajaran meliputi : tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi. Media adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran, misalnya : media film, televisi, diagram, dan komputer. Media pembelajaran selalu terdiri dari dua unsur penting yaitu unsur perangkat keras dan unsur pesan yang di bawanya.

3.       Komponen-komponen Komunikasi
Mempunyai komunikator, pesan, saluran, penerima pesan dan balikannya. Faktor yang mempengaruhi efektivitas sebuah komunikasi (Ishak, 1995 : 3) :
a)    Kemampuan berkomunikasi penyampaian pesan
b)   Sikap dan pandangan penyampaian pesan
c)    Tingkat penyampain pesan
d)   Latar sosial budaya dan ekonomi

4.       Perumusan Tujuan Mempunyai Ketentuan
a)    Learned Oriented
b)   Operational Oriented
c)    Kebermanfaatan
d)   Learnability

5.       Penjelasan Prosedur Pengembangan Media
a)    Identifikasi kebutuhan dan karakteristik siswa
Maksudnya adalah adanya kesenjangan antara kemampuan dan sikap yang kita inginkan dengan kemampuan, keterampilan dan sikap siswa yang berbeda-beda. contohnya, pada siswa SD diharapkan memiliki keterampilan menulis dan menghitung.
b)   Perumusan tujuan
Merupakan suatu yang sangat penting karena akan mempengaruhi arah dan tindakan kita. Misalnya, dengan menggunakan gambar siswa SD di harapkan memiliki pengetahuan untuk membedakan hewan omnivora, herbivore dan karnivora.
c)    Perumusan materi
Materi perlu disusun dengan memperhatikan kriteria-kriteria tertentu dianta sahih (valid), tingkat kepentingan (significant). Contok : nama-nama pulau besar yang ada di Indonesia.
d)   Perumusan alat pengukur keberhasilan
Pembelajaran yang dilakukan haruslah diukur apakah tujuan pembelajarannya sudah tercapai atau belum. Contoh : LKS
e)   GBPM
Sebagai pedoman untuk menulis naskah pembelajaran media. Contoh : topik-topik yang berisi materi pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan psikomotorik yang memerlukan penjelasan visual.
f)     Penulisan naskah media

B.      Meretas Masa Depan
Arief Sadiman, dkk memberikan urutan langkah-langkah yang harus diambil dalam pengembangan program media menjadi 6 langkah, yaitu :
·         Menganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa
·         Merumuskan tujuan instruksional dengan operasional dank has
·         Merumuskan butir-butir materi secara terperinci
·         Mengembangkan alat oengukur keberhasilan
·         Menulis naskah media
·         Mengadakan tes dan revisi

C.      Aspek Penting Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis TIK
1.       Aspek pembelajaran
ü  Rumusan judul
ü  Rumusan tujuan pembelajaran
ü  Apersepsi
2.       Peranan design komunikasi visual (DKV) dalan perancangan media pembelajaran berbasis TIK
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan media pembelajaran berbasis TIK:
o    Komunikatif
o    Kreatif
o    Sederhana
o    Unity
o    Penggambaran objek dalam bentuk image yang presentatif
o    Pemilihan warna
o    Tipografi
o    Tata letak
o    Unsur visual bergerak

D.   Klasifikasi Karakteristik Siswa Berdasarkan Potensi
1.       Aliran yang berkaitan dengan potensi manusia :
§  Nativisme
§  Empirisme
§  Konvergensi
2.       Klasifikasi kecerdasan >140 (genius)
3.       Modalitas belajar
4.       Siswa auditorial O
5.       Siswa kinestetik H
Thurstone mendeskripsikan kecerdasan dan keterbakatan menjadi beberapa faktor kemampuan yang dikenal dengan faktor ganda : kemampuan verbal, berhitung, geometri, kelancaran kata, ingatan dan penalaran.
·         Aspek-aspek siswa : minat, sikap, motivasi
·         Klasifikasi karakteristik siswa : pribadi dan psikis

E.    Bagaimana Merumuskan Tujuan Khusus Pembelajaran yang Lengkap dan Cermat
       Pada karya klasik Marger (1975) yang memasukkan 3 komponen utama dalam suatu rumusan dan tujuan : perilaku, kondisi dan derajat (criteria) keberhasilan.
ü  Definisi kondisi
Komponen kondisi dalam tujuan khusus pengajaran menyebutkan “Sesuatu” yang secara khusus            diberikan atau tidak diberikan ketika mahasiswa menampilkan perilaku yang ditetapkan dalam tujuan. Sesuatu yang dimaksud sebagai kondisi dalam tujuan khusus pengajaran biasanya berupa :
a.       Bahan dan alat
b.      Informasi
c.       Lingkungan
Penyebutan kondisi dalam suatu rumusan tujuan khusus pengajaran diperlukan apabila :
a.       Ada atau tidak adanya kondisi memiliki pengaruh yang berarti pada kemampuan mahasiswa dalam menampilkan perilaku seperti yang ditetapkan dalam rumusan tujuan.
b.      Mahasiswa telah dinyatakan secara jelas dan cermat apabila cukup rinci dimana mahasiswa dapat mengidentifikasi bahan, alat, informasi atau lingkungan yang diperlukan untuk menampilkan perilaku yang ditetapkan dalam tujuan.
c.       Kondisi telah dinyatakan secara lengkap apabila semua bahan, alat, informasi dan lingkungan yang mempengaruhi mahasiswa dalam menampilkan perilaku yang ditetapkan dalam tujuan khusus dicantumkan.

F.  Panduan Pengembangan Media Pembelajaran
a.       Pengertian materi pembelajaran
Adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
b.      Jenis-jenis materi pembelajaran
·         Fakta
·         Konsep
·         Prinsip
·         Prosedur
·         Sikap/nilai
Prinsip-prinsip pengembangan materi pembelajaran :
ü  Relevansi → kesesuaian
ü  Konsistensi →keajegan
ü  Adequcy → kecukupan
Penentuan cakupan dan urutan mencari pembelajaran:
a)      Penentuan cakupan materi pembelajaran
b)      Urutan materi pembelajaran, ada 2 yaitu : pendekatan procedural dan pendekatan hierarkis.
c)       Penentuan sumber belajar
Strategi implementasi media pembelajaran
1.       Langkah-langkah penentuan materi pembelajaran
a)      Identifikasi standar kompetensi dan kompetensi dasar
b)      Identifikasi jenis-jenis materi pembelajaran

2.       Strategi urutan penyampaian
a)    Strategi urutan penyampaian simultan
b)   Strategi urutan penyampaian suksesif

3.       Strategi penyampaian jenis-jenis materi
a)    Strategi penyampaian fakta
b)   Strategi penyampaian konsep
c)    Strategi penyampaian materi pembelajaran prinsip
d)   Strategi penyampaian prosedural
e)   Strategi penyampaian materi aspek sikap

4.       Strategi belajar
a)    Menghafal
b)   Mengaplikasi
c)    Menemukan
d)   Memilih

G.   Pengembangan Materi Pembelajaran Sains dalam Mata Kuliah IPA Terapan
·    Mata kuliah IPA
·    Topik-topik materi pembelajaran :
1)      IPA terapan penyediaan air ersih
2)      IPA terapan pada penanganan bahan pangan
3)      IPA terapan pada penanganan resapan air
·    Pengembangan materi pembelajaran IPA terapan
·    Materi pembelajaran pada perkuliahan :
1)      Penerapan elastisitas benda padat
2)      Perubahan tekanan gas
3)      Perubahan gerak air
·    Kesimpulan
IPA terapan : penerapan ilmu IPA untuk mengatasi permasalahan praktis yang bermakna luas dan bersifat dina.

Senin, 08 Oktober 2012

Refleksi Minggu ke-3


Rangkuman ICT tentang teknik Media Pembelajaan
·         AlasanTeoritis Pmilihan Media
Alasan pokok pemilihan karena didasarkan oleh konsep pembelajara sebuah sistem
yang didalamnya di dapat suatu otalitas yang terdiri atas sejumlah komponen yang saling berkaitan untukmencapai tujuan.
·         Alasan Prakis Pemilihan Media
a)      Demonstration
Mendemonstrasikan kkonsep, objek, dll
Media sbagai alat
Merasa sudah akrab dengan media tersebut, misalnya seorang doen ang sudah terbiasa menggunakan proyektor transparansi.
Ingin memberi gambaran atau penjelasan yang lebih konkret merasabahwa media dapat berbuat lebih dari yang bisa di lakukan.
b)      Familiarity
Peggunaan media pembelajaran memiliki alasan pribadi mengapa ia mengunakan mdia, yaitu karen sudah terbiasa menggunakan media tersebut, merasa sudah mnguasai media tersebut, jika menggunakan media lain belum tentu bisa dan untuk mempelajarinya membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya sehingga secara terus menerus ia mengguanakan medi yang sama.
c)       Clarity
Yaitu untuk lebih memperjelas pesan pembelajaran dan memberikan penjelasan yang lebih konkret.
d)      Active Learning
Siswa harus berperan secara aktif baik secara fisik, mental, maupun emosianal.
·         Kriteria dalam pemilihan media
1.       Kriteria umum
a.       Kesesuaian dengan tujuan
b.      Kesesuaian dengan materi
c.       Kesesuaian dengan kerakterisik pembelajaran atau karakteristik siswa
d.      Kesesuaian dengan teori
e.      Kesesuian dengan gaya belajar siswa
f.        Kesesuaian dengan kondisi lingkungan , fasilitas pendukung , dan waktu yang tersedia.
2.       Kriteria Khusus
a.       Access
Kemudahan akses menjadi pertimbangan pertama dalam pemilihan media.
b.      Cost
Biaya harus menjadi pertimbangan
c.       Tecnology
d.      Interactivity
·         Prosedur PemilihanMedia
1)      Flowchart
Dengan mngikuti aturan / flow dengan sistem pengguguran sampai dengan kesimpulan akhir.
2)      Matrik
Berbentuk kolom yang mengaitkan / mencacakan variabel dengan variabel lain.
3)      Chek list
Penilian dengan memberikan tanda.

Kamis, 04 Oktober 2012

Isi Laporan :  Hasil Observasi media pembelajaran di SDMuh SAPEN NITIKAN Yogyakarta

Judul Topik   : Media Pembelajaran di SD MUH Sapen Nitikan
Lokasi Observasi :  SD MUH Sapen Nitikan
Hasil Diskusi :
1.      Latar Belakang Media Pembelajaran
Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang melibatkan seseorang dalam memperoleh pengetahuan, ketrampilan, dan nilai-nilai positif dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk belajar. Belajar melibatkan siswa sebagai pembelajar dan guru sebagai fasilitator. Sedangkan media adalah perantara atau alat.
Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar  sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia dan metode yang dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran / pelatihan.
Sedangkan menurut Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Kemudian menurut National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.


2.      Alasan Menggunakan Media Pembelajaran
Anak-anak zaman sekarang khususnya anak SD lebih suka yang praktis dan menarik. Mereka menyenangi permainan yang menggunakan banyak visual, audio dan video seperti game online maupun PS. Begitu pula dengan pembelajaran, kita harus mampu membuat atau menggunakan media-media pembelajaran agar anak lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran dan rasa keingin tahuan anak lebih tinggi, kreatifitas anak meningkat dan proses pembelajaran di kelas tidak terlalu monoton.Contoh Pembelajaran menggunakan media lectronok audio visual (Microsoft power point) bisa menampilakan gambar dan vidio.
Dengan menggunkan OHP, guru bisa menerangkan bahan ajar tanpa di tulisa lagi dipapan tulis
Dengan media macromedia flash. Siswa bisa belajar sendiri di rumah dengan materi yang sudah di siapkan oleh gurunya.

3.      Analisis ( Berdasarkan kriteria media )
n  Kriteria secara umum
a.       Kriteria sesuai  dengan  tujuan. Maksudnya, tujuann ini di ambil dari Visi dan Misi sekolah. Sekolah ingin menghasilkan siswa yang seperti apa terdapat dalam visi misi tersebut
b.      Kriteria sesuai dengan materi pembelajaran. Materi pembelajaran yang dimaksuh adalah bahan ajar. Bahan ajar disesuaikan dengan siswa, dan guru berusaha untuk menyesuaikan hal tersebut.
c.       Kriteria sesuai dengan siswa. Siswa memiliki latar belakang yang berbeda, memiliki pola asah, asuh dan asih yang berbeda dari orangnya. Oleh karena itu, sekolah dan guru menyesuikan dengan peserta dididiknya.
d.      Kriteria sesuai dengan teori. Teori yang dimaksudkab ini adalah teori oara tokoh2 aapakah sesuai apabia diterapakan disekolah tersebut.
e.       Kriteria sesuai dengan gaya belajar siswa. Gaya belajat terdiri dari visual, audio dan kinestetik. Sebagai guru harus mampu menyenali gaya belajar tiap siswa dan menyesuiakannya.
f.       Kriteria sesuai dengan kondidsi lingkungan, fasilitas pendukunga dan waktu yang tersedia.  Sekolah yang ada di desa atau di kota tentu berbeda kondidsi lingkungan serta fasilitasnya. Nah hal ini disesuaikan dengan kemampun tiap sekolah dan disesuaikan denagn kompetensi yang dimiliki tipa sekolah
n  Kriteria secara khusus
a.       Kemudaha akses. Ini maksudnya adalah kemudahan dalam mengakses segala informasi  melalui media cetak (buku)ataupun media elektronik (internet)
b.      Biaya yang harus dipertimbangkan. Untuk mengelolah media elektronok tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit (misal untuk membeli komputer,dll)
c.       Kemudahan teknologi
d.      Memunculkan komunikasi 2 arah
e.       Pentingkan organisasi ( ex : yayasan)
f.       Media relatif baru agar menarik.

4.      Prosedur Pemilihan Media Pembelajaran
Kelompok kami lebih memilih pada model assure karena :
a.       Adanya analisis terhadapa karakteristik siswa
b.      Menentukan tujuan pembelajarann yang hendak dicapai
c.       Memilih media yang sesuai dan memodifikasinya sehiingga sesuia dengan kebutuhan sekolah
d.      Memperhatikan langnkah-langkah.
e.       Mengamati respon siswa terhadap stimulus yang diberikan
f.       Evalusi

Model ini kami rasa yang paling sesuai dan tetap dalam manyampaikan media pembelajaran.