Kamis, 27 September 2012

Laporan Observasi di SD Sapen cabang Nitikan

Pada saat saya mendapatkan tugas untuk melakukan observsi ke SD  untuk meneliti tentang media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran di SD, saya merasa senang karena saya diberi kesempatan untuk belajar menghadapi peserta didik. dan dapat mendapatkna pengalaman untuk bisa berhadapan dengan peserta didik.


saya mendapatkan kesematan untuk melakukan observasi di SD Sapen yang berada di NItikan. penyambutan yang sangat antusis saat kedatangan saya dan kawan-kawan ke SD Sapen tersebut baik dari siswa maupun dari guru dan Staf yang ada disekolah tersebut.


sekolah ini termasuk sekolah yang dapat dikatakan sekolah favorit, karena pada saat penerimaan siswa baru sekolah mengadakan tes masuk untuk menyaring anak-anak yang dapat belajar di SD sapen ini, jadi tidak semua anak bisa sekolah di SD ini hanya anak-anak terpilihlah yang dapat belajar di SD tersebut.
Di SD sapen ini, ingin membentuk sikap disiplin pada diri peserta didik, hal ini dapat diwujudkan melalui program-program rutin yang telah dilaksanakan yaitu pembiasaan seperempat jam sebelum jam masuk sekolah siswa harus sudah berada di kelas untuk mengerjakan soal-soal yang telah dipersiapkan oleh wali kelas masing-masing.selain itu pada saat istirahat mereka melakukan shalat duha berjamaah baik dari siswa maupun gurunya.


Walaupun SD ini termasuk SD cabang dari SD pusat yang ada di Sapen tetapi fasilitas yang ada di sekolah ini sudah cukup lengkap sudah terdapat juga media LCD untuk proses pembelajaran walaupun belum semua ruangan ada fasilitas LCD tetapi disetiap lantai minimal ada 1 ruangan yang terdapat LCD, apabila ruangan lain ada yang membutuhkan fasilitas tersebut,  bisa dilakukan MOVE Class
Pada saat observasi saya dan teman-teman masuk di kelas III B yang sedang mendapat pelajaran matematika tentang Bab perkalian dan pembagian oleh ibu Imas yang kebetulan di kelas III B tersebut ada fasilitas LCD jadi, saat pembelajaran dikelas menggunakan LCD untuk alat bantu pembelajaran.


Dari hasil observasi saya di SD sapen yang ada diu Nitikan saya dapat memperoleh informasi :
1.  mekanisme pembelajaran yang diigunakan oleh guru


  • diawal pembelajaran Ibu Irmas menanyakan PR yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.
  • Mengoreksi PR tersebut dngan cara menunjuk sejumlah siswa untuk maju kedepan mengerjakan PR dengan menunjuk siswa yang diam, dengan cara seperti itu siswa berlomba-lomba untuk diam dan tenang agar vdiberi kesempatan oleh ibu Irmas untuk mengerjakan tugas tersebut di depan, apabila mereka tidak atau belum diberi kesempatan oleh gurunya mereka muncul sedikit rasa kecewa.
  • Ibu guru memberikan soal selanjutnya ke level soal yang lebih tinggi yaitu soal cerita
karena Ibu Irmas mengajar Matematika, jadi Beliau tidak terlalu banyak memberikan meteri, tetapi lebih banyak ke dalam latihan mengerjakan soal. Tetapi Ibu juga memberikan beberapa cara cepat untuk mengerjakan soal-soal perkalian. Salah satunya cara perkalian menggunakan jari tangan masing-masing


2. Penggunaan media pembelajaran


Media pembelajaran sudah menggunakan LCD tetapi LCD tersebut hanya digunakan oleh guru sebagai media bantu, yaitu untuk memberikan soal cerita kepada siswa agar siswa lebih mudah dan jelas mengerti dan memahami soalnya selebihnya guru masih mgnggunakan media manual untuk menjelaskan maupun mencocokkan pekerjaan atau soal yang diberikan yaitu papan tulis dan kapur untuk proses pembelajaran.


3. efektifitas


Menurut saya media atau metode yang yang digunakaan saat pembelajaran kurang efektif, memang dengan cara pengajaran yang digunakan dapat menjadikan siswa lebih aktif , tetapi siswa yang diam jadi kurang pemberani tidak diberi kesempatan untuki mengerjakan tugas tersebut.


  1. aktifitas siswa dalam pembelajaran


Pada saat pembelajaran berlangsung siswa di kelass III B kebanyakan siswanya aktif hanya sebagian kecil dari mereka yang kurang berani, hal ini dibuktikan pada saat ibu Irmas menawarkan untuk mengerjakan soal kedepan kelas mereka berlomba-lomba untuk menggangkat tangannya agar diberi kesempatan oleh gurunya untuk mengerjakannya. Meskipun mereka bersaing tetapi mereka tetap bersaing secara sehat, saat pembelajaran mereka juga mengikuti dengan baik dan tertib, meskipun ada beberapa siswa yang bermain sendiri dengan temannya, tetapi Ibu Irmas punya cara tersendiri untuk memusatkan kembali perhatian siswa pada mata pelajaran yang sedang disampaikan.


  1. Penggunaan media dalam pembelajaran


penggunaan media saat pembelajaran, guru lebih cenderung menggunakan media manual yaitu papan tulis dan kapur tulis untuk menjelaskan materi, LCD hanya sebagai alat bantu memberikan soal cerita kepada siswa.


  1. manfaat media pembelajaran


manfaat dari penggunaan media pembelajaran ini dapat dikatakan untuk memperlancar interaksi antara guru dan siswa sehingga kegiatan belajar mengajar lebih optimal, efektif, dan efisien baik dari segi teroritis maupun praktikum yang pada akhirnya teraplikasi dalam tindakan.
Selain itu juga dapat mempermudah guru menyampaikan materi, guru tidak harus berulang-ulang menyampaikan materi yang disampaikan.


  1. kelebihan media pembelajaran

.a. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis jadi guru tidak terlalu banyak bicara.
b. pembelajaran menjadi lebih menarik.
c. murid lebih antusias dalam mendapatkan pelajaran atau memotivasi siswa.
  1. kekurangan
a. Terlalu menekankan pentingnya materi daripada proses pembelajaran
b. kurangnya komunikasi antara siswa dan guru.
c. Terlalu menekankan pada penguasaan materi dari pada proses pengembangannya dan tetap memandang    materi audio visual sebagai alat Bantu guru dalam proses pembelajaran. Media yang beoriantsi pada guru sebernarnya
d. Media pembelajaran ( LCD ) tidak dapat digunakan di mana saja dan kapan saja, karena media tersebut cenderung tetap di tempat.

Inilah hasil observasi saya di SD Muh Sapen yang ada di Nitikan. Semoga bermanfaat bagi yang membaca
terimakasih.





Diskusi Minggu Ke-2

Pada kegiatan diskusi minggu ke-2 kami ( wiwit,ambar,nining,citra,aulia dan santi ) mengadakan diskusi kelompok mangenai media pembelajaran yang digunakan pada saat observasi, tetapi karena kelompok kami belum mengadakan observasi ke SD maka kita mangambil topik media pembelajaran yang digunakan pada SMA masing-masing.
Dan inilah hasil diskusi dari kelompok kami
  1. Mekanisme Penyampaian Materi oleh Guru
Metode yang digunakan oleh guru pada saat melakukan proses pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi, ceramah, tanya jawab, dan metode presentasi.dibeberapa sekolah kami dulu ada yang telah menggunakan media pembelajaran seperti OHP, LCD khususnya dilaboratorium,telecomfraaame.

   2.  Kedudukan media [pembelajaran yang digunakan

- Sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran
-Mengenalkan teknologi modern kepada siswa sehingga siswa tidak gaptek

  3.  Kelebihan media pembelajaran

- Mempermudah guru menjelaskan materi
- Pembelajaran menjadi lebih menarik
- Lebih efektif

 4.  Kekurangan media pembelajaran yang digunakan

- Siswa menjadi kurang aktif
- Guru jadi lebih suka yang praktis menyebabkan siswa kurang kreatif
- Boros energi, listrik , dan biaya

 5. Kesimpulan

     Jadi dalam proses pembelajaran harus mengikuti perkembangan teknologi dan perkembangan zaman. Guru dan siswa harus siap mengikuti perkembangan teknologi tersebut agar tidak tertinggal, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan dapat mencetak generasi yang mampu menguasai teknologi dengan baik.

Rabu, 26 September 2012

Media Pembelajaran

MEDIA PEMBELAJARAN
1.       Pengertian Media

·         Suatu medium (jamak: media) adalah perantara/pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan.
·         Media Belajar  merupakan bagian dari sumber belajar
·         Sumber belajar dapat berupa: pesan, orang, alat, bahan, teknik dan lingkungan.
·         Kombinasi bahan (soft-ware) dan alat (hard-ware) dinamakan media pembelajaran.
·         Media pembelajaran : segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang fikiran, perasaan, perhatian dan kemauan pebelajar sehingga mendorong terjadinya kegiatan belajar.

2.       Fungsi Media Pembelajaran

·         memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis.
·         mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra.
·         menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
·         memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori & kinestetiknya.
·         memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman & menimbulkan persepsi yang sama.
·         Penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstandar

3.       Peran Media Pebelajaran

·      Membuat kongkrit konsep yang abstrak
·      Mengetengahkan bagian tertentu yang dianggap penting
·      Memberikan pengganti pengalaman langsung
·      Mendekatkan obyek yang sukar atau berbahaya untuk didekati
·      Memberikan pengalaman segi pengamatan
·      Menyajikan perbedaan warna secara visual
·      Menyajikan informasi yang memerlukan gerak

Kekurangan
·         Menggunakan media merepotkan
·         Media itu barang canggih dan mahal
·         Tidak tahu media atau tidak bisa menggunakan
·         Media itu sekedar hiburan, belajar harus serius
·         Media itu pemborosan
·         Dari dulu tidak pakai media banyak juga orang pandai.
KELEBIHAN
             Pembelajaran dapat lebih menarik
             Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar
             Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek
             Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan
             Proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan
             Sikap positif siswa terhadap materi pembelajaran serta proses pembelajaran



Media Video
a)      Kelebihan

·         Dapat menstimulir efek gerak
·         Dapat diberi suara maupun warna
·         Tidak memerlukan keahlian khusus dalam penyajiannya.
·         Tidak memerlukan ruangan gelap dalam penyajiannya



b)      Kekurangan

·         Memerlukan peralatan khusus dalam penyajiannya
·         Memerlukan tenaga listrik
·         Memerlukan keterampilan khusus dan kerja tim dalam pembuatannya

Tujuan Pemakaian Komputer dalam Kegiatan Pembelajaran
a.       Untuk Tujuan Kognitif
Komputer dapat mengajarkan konsep-konsep aturan, prinsip, langkah-langkah, proses, dan kalkulasi yang kompleks. Komputer juga dapat menjelaskan konsep tersebut dengan dengan sederhana dengan penggabungan visual dan audio yang dianimasikan. Sehingga cocok untuk kegiatan pembelajaran mandiri.
b.      Untuk Tujuan Psikomotor
Dengan bentuk pembelajaran yang dikemas dalam bentuk games & simulasi sangat bagus digunakan untuk menciptakan kondisi dunia kerja. Beberapa contoh program antara lain; simulasi pendaratan pesawat, simulasi perang dalam medan yang paling berat, simulasi sistem antrian dalam teori antrian dan sebagainya.
c.       Untuk Tujuan Afektif
Bila program didesain secara tepat dengan memberikan potongan clip suara atau video yang isinya menggugah perasaan, pembelajaran sikap/afektif pun dapat dilakukan mengunakan media komputer.

KLASIFIKASI
JENIS MEDIA
Media yang tidak diproyeksikan
Realia, model, bahan grafis, display
Media yang diproyeksikan
OHT, Slide, Opaque
Media audio
Audio K aset, Audio V ission, aktive Audio Vission
Media video
Video
Media berbasis komputer
Computer Assisted I nstructional ( Pembelajaran Berbasis Komputer)
Multimedia kit
Perangkat praktikum
Media Berbasiskan Komputer
• Praktek dan latihan (drill & practice)
• Tutorial
• Permainan (games)
• Simulasi (simulation)
• Penemuan (discovery)
• Pemecahan Masalah (Problem Solving)

persoalan yang sebaiknya menjadi bahan pertimbangan pengajaran berbasis komputer:
KELEBIHAN
         Pembelajaran dapat lebih menarik
         Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar
         Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek
         Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan
         Proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan
         Sikap positif siswa terhadap materi pembelajaran serta proses pembelajaran dapat ditingkatkan
           Peran guru berubahan kearah yang positif

KEKURANGAN
·         Perangkat keras dan lunak yang mahal dan cepat ketinggalan jaman
·         Teknologi yang sangat cepat berubah, sangat memungkinkan perangkat yang dibeli saat ini beberapa tahun kemudian akan ketinggalan zaman.
·         Pembuatan program yang rumit serta dalam pengoperasian awal perlu pendamping guna menjelaskan penggunaannya. Hal ini bisa disiasati dengan pembuatan modul pendamping yang menjelaskan penggunaan dan pengoperasian program.

Senin, 17 September 2012


Apa Yang Didapat Hari Ini.??

Hari ini saya mendapatkan banyak sekali pengalaman atau ilmu terkait perkuliahan pada hari ini. Salah satunya setelah melihat Video yang telah diperlihatkan oleh Bapak Drs. Purwana M.A pada mata kuliah   Studi Islam II yaitu tentang keajaiban mimpi-mimpi.
Mimpi. mungkin sebagian orang berpendapat bahwa mimpi adalah sebuah bunga tidur. ini berbeda, bukan hanya sekedar mimpi yang dikatakan sebagian besar orang sebagai bunga tidur, tetapi mimpi yang bisa dikatakan sebagai sebuah cita-cita atau harapan yang kita inginkan di masa depan.
Seseorang harus berani bermimpi, karena dengan mimpi seseorang akan mampu berkembang. bagaimana kita akan mencapai mimpi tersebut jika bermimpi saja kita tidak berani mungkin itu yang kata-kata yang pasa untuk menggambarkan kejadian yang ada pada Video tersebut.
" Tulislah 100 Mimpi anda pada Secarik Kertas dan Tempelkan pada Dinding Anda, Maka Mimpi- Mimpi anda Akan Tercapai " telah banyak yang membuktikan hal tersebut. salah satunya seorang mahasiswa di suatu perguruan tinggi di kota Bandung. Dia menuliskan 100 mimpi-mimpinya di dinding sebuah masjid karena dia adalah seorang anak dari keluarga yang kurang mampu.meskipun hal tersebut seringkali menjadi cacian orang-oerang yang berkunjung ke masjid tersebut tetapi Dia tidak mempedulikannya, dia tetap memasang mimpi-mimpinya di dinding tersebut tak peduli berbagai macam cacian yang ia dapatkan.
Di dalam 100 mimpinya dia menuliskan kepingin mendapat beasiswa S2 ke luar negeri dan 1 tahun kemudian  dia benar-benar mendapatkan beasiswa S2nya ke luar negeri.
selain itu Dia juga menuliskan ingin menjadi salahsatu perwakilan mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan dia benar-benar memperoleh mimpinya tersebut.
sebenarnya masih banyak mimpi- mimpinya yang ditulis dan benar- benar jadi kenyataan. tetapi, kedua contoh tersebut setidaknya sudah cukup untuk meyakinkan para pembaca

 Sebenarnya apa yang membuat mimpi-mimpi tersebut menjadi sebuah kenyataan?


Dengan melihat kejadian tersebut saya termotivasi untuk berani bermimpi. karena awal kesuksesan kita berawal dari sebuah mimpi.Maka beranilah bermimpi setinggi-tingginya dan sebanyak mungkin.Tetapi tidak hanya bermimpi. selain bermimpi kita juga harus mengimbanginya dengan berusaha agar mimpi  - mimpi yang  kita inginkan dapat tercapai.

Saya juga mempunyai mimpi, salah satu mimpi saya adalah dapat menjadi seseorang pendidik yang profesional selain itu saya juga mempunyai mimpi bisa membangun sekolah bagi anak-anak yang  orang tuanya tidak bisa membiayai sekolah anaknya di dunia formal.Agar semua anak-anak biisa menikmati pendidikan dengan mudah dan gratis meskipun tidak melalui jenjang pendidikan formal.
Mari kita buktikan bersama-sama.

Semoga dengan saya menuliskan mimpi saya dalam tulisan ini, suatu saat mimpi saya tersebut dapat tercapai.

terimakasih